Tips Merawat Baterai Tanam Android supaya awet

Beberapa tahun sebelumnya, kita semua pasti mengetahui penggunaan baterai yang lepas untuk HP Android maupun Smartphone. Namun sekarang ini terjadi perubahan mana kala rata rata semua jenis ponsel keluaran terbaru sudah menggunakan baterai tanam atau baterai non removable. Apa sih perbedaan keduanya? Baterai tanam selain lebih efesien juga mempunyai cara dan tips merawat yang berbeda agar tetap awet.


Meskipun perangkat elektronik sekarang dirancang lebih canggih, namun perawatannya sendiri lebih mudah dan praktis. Hal ini juga berlaku untuk baterai tanam. Apalagi dibarengi dengan kelebihannya seperti membuat tampilan lebih slim atau tipis sehingga akan tampak keren, tentu Anda akan sangat terkesan saat memilikinya. Nah, untuk metode perawatan baterai tanam itu sendiri akan dijelaskan pada poin singkat di bawah ini.

1. Menggunakan Charger yang asli

Baterai lepas dan baterai tanam untuk bisa tetap awet dan menjaga kualitasnya memang harus memanfaatkan jenis charger yang asli. Sebab charger palsu yang sekarang banyak dijual dipasaran sendiri memiliki kecenderungan untuk menurunkan kualitas dari kinerja baterai. Mungkin Anda yang sudah berpengalaman kerap mengalami baterai yang cepat habis dan tidak tahan lama. Inilah yang umumnya terjadi akibat penggunaan charger tidak asli.

2. Charger sebelum mencapai kapasitas baterai 20%

Pernahkah Anda melakukan charger HP saat kapasitas baterainya sudah mencapai dibawah 20%? Atau bahkan sampai benar benar habis? Nah, hal ini sebenarnya bisa membuat baterai lama kelamaan kualitasnya menurun. Oleh karena itu, sebaiknya sayangi baterai tanam Anda dengan cara menchargernya sebelum mencapai kapasitas baterai 20%. Hal ini baik untuk menjadi kebiasaan Anda.

3. Batasi penggunaan power bank

Penggunaan power bank menjadi suatu hal yang lumrah. Banyak orang sudah menggunakan teknologi yang canggih ini untuk semakin memudahkan mereka memperoleh cadangan baterai. Namun, tahukah Anda? Terlalu sering menggunakan power bank bisa membuat baterai tanam tidak awet. Memang penggunaan power bank boleh saja asalkan sesuai dengan kebutuhan dan batasi hanya untuk kebutuhan mendesak saja.

4. Hindari over charging

Sekarang sebagaimana yang kita tahu semua jenis HP sudah dirancang dengan sedemikian rupa modern. Salah satunya adalah kemampuan ponsel untuk membatasi daya atau menghentikan ketika baterai ponsel sudah berada dalam kondisi yang penuh. Namun, meskipun demikian kita juga tahu sejak awal membiarkan ponsel di charger dalam waktu yang lama meskipun sudah penuh akan berdampak buruk. Maka, lebih baik jalankan perlakuan yang sehat tersebut.

Uraian diatas adalah informasi yang diulas secara singkat namun jelas yang memberitahu Anda bagaimana cara merawat baterai tanam yang baik dan benar. Tidak sulit untuk dilakukan bukan? Tidak jauh berbeda dengan pemanafaatn baterai lepas, baterai tanam tidak perlu perawatan khusus. Hanya dengan tips dan trik sederhana ini, Anda bisa menjaga baterai ponsel tetap awet dan bertahan lama. Semoga bermanfaat.

0 Response to "Tips Merawat Baterai Tanam Android supaya awet"

Post a Comment

Silakan tulis pesan di kolom komentar dengan bijak. Komentar SPAM, memberikan link tanpa izin Admin, dan tindakan negatif lain tidak akan diterbitkan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel