Tips Memilih dan Membeli HP Android Bekas

Semakin berkembangnya teknologi banyak dari pengguna HP Android berkeinginan mengganti HPnya dengan HP Android keluaran paling terbaru, namun banyak pula yang memiliki budget yang terbatas. Namun semua itu bisa teratasi dengan cara membeli HP Android bekas atau second.
HP Android bekas saat ini banyak sekali peminatnya. Pastinya dengan membeli HP Android mendapatkan keuntungan dari harga karena harga HP Android bekas itu lebih murah dan dapat dengan spek yang tinggi.
Banyaknya peminat HP Android second, tentunya semakin banyak tersedia di counter, olshop ataupun forum jual-beli yang ada di media sosial.
Namun, diantara banyak peminta ada beberapa yang merasa takut untuk membeli HP Android bekas sebab khawatir mendapatkan barang yang tidak baik karena mungkin bisa saja tertipu oleh beberapa oknum penjual HP Android bekas.
Apabila salah membeli HP bekas bisa saja setelah beberapa saat dibeli kemudian dipakai tidak taunya HP tersebut tiba-tiba rusak.
Agar tidak menyesal karena salah membeli HP Android bekas, berikut ini tips memilih dan membeli HP Android bekas. Dari bagaimana memilih HPnya, cara membelinya, dan pengecekannya dengan penjelasannya sebagai berikut.
1. Mencari HP Android dengan Spesifikasi Tahan Berapa Lama
Disetiap tahunnya standar spesifikasi HP Android terus meningkat. Tentunya semua menginginkan memiliki HP Android yang bisa digunakan dan menyesuaikan perkembangan yang ada. Begitupun dengan aplikasi yang dihadirkan pastinya akan menyesuaikan dengan peningkatan HP keluaran terbaru.
Maka dari itu tips memilih dan membeli HP Android bekas yang pertama adalah membeli HP Android bekas yang setidaknya HP yang ingin dibeli dapat digunakan minimal 1-2 tahun untuk spesifikasi yang kompitabel dengan teknologi yang ada dimasa itu. Sehingga tidak terjadi permasalahan yang timbul dari pembelian HP tersebut.
Contoh membeli HP dengan spesifikasi yang minim dengan maksimal OS yang sudah lama sementara Aplikasi yang ada minimal OS yang dapat dipakai yang terbaru dan aplikasi tersebut sangat dibutuhkan. Alhasil aplikasi tersebut tidak bisa diinstall dan tidak dapat digunakan dengan HP yang sudah dibeli.
Sangat disayangkan apabila membeli HP Android akan tetapi tidak dapat digunakan dengan maksimal. Oleh sebab itu apabila membeli HP Android harus benar-benar selektif dalam pemilihan spesifikasinya dan targetkan kira-kira berapa lama HP Android tersebut akan digunakan yang kemudian membeli HP yang lain untuk menyesuaikan dengan perkembangan teknologi yang ada.
2. Melakukan riset harga HP Android dipasaran
Apabila sudah tahu HP Android apa yang akan dibeli dari merek serta tipenya, maka sebelum membelinya, tips memilih dan membeli HP Android bekas yang harus dilakukan selanjutnya adalah mengetahui harga bekas pasarannya. Dan pastinya mendapatkan harga yang lebih murah adalah yang paling diinginkan oleh semuanya. Maka dari itu penting sekali untuk melakukan riset harga terlebih dahulu.
Untuk melakukan riset harga pasar dapat mencari tahu harganya secara online dengan membuka situs e-commerce yang menjual HP Android. Atau dapat pula membandingkan harga di berbagai marketplace dan offline store. Selanjutnya juga harus mengetahui berapa uang yang harus dikeluarkan untuk versi terbarunya. Setelah selesai melakukan riset pastinya akan mengetahui berapa uang yang harus disiapkan.
Dengan begitu akan mengetahui kisaran harga yang wajar untuk HP Android yang diinginkan. Setidaknya untuk mencegah hal yang tidak diinginkan seperti  tertipu jika ada pedagang curang yang menawarkan harga tinggi padahal sebenarnya hanya untuk mendapatkan keuntungan yang lebih.
Biasanya setiap HP Android bekas memiliki harga yang menjadi patokan, akan tetapi jika harganya jauh dari harga patokan tersebut, maka patut dicurigai. Kemungkin saja HP tersebut KW atau palsu ataupun sudah rusak parah, sehingga harganya menjadi di bawah rata-rata.
3. Mencari tau di mana tempat yang tepat untuk membeli
Tips memilih dan membeli HP Android bekas selanjutnya adalah mencari tahu dimana tempat yang sesuai untuk membeli HP Android bekas. Membeli melalui online akan memberikan lebih banyak pilihan akan tetapi jika membeli dengan cara langsung dipenjualnya dengan tatap muka maka akan lebih terpercaya.
Apabila memutuskan untuk membeli online, agar tidak kecewa jika barang yang diterima jelek, maka perlu dilakukan untuk menemukan penjual yang memiliki kredibilitas yang bagus selama penjual tersebut menjual HP Android. Dengan cara membaca komentar dari pembeli terdahulu tentang penjual itu lalu jika komentarnya kebanyakan bagus, kemungkinan dapat dipercaya penjual tersebut.
Atau dapat pula membeli dari orang yang sudah kenal dengan yang ingin menjual HP lamanya. Dengan begitu akan dapat lebih bebas untuk bertanya dan melihat barang secara langsung.
Apabila ingin membeli secara offline atau membeli diToko maka perlu diperhatikan yaitu tokonya. Yang harus dilihat bukan masalah besar atau kecilnya toko tersebut, akan tapi keadaannya. Perhatikanlah apakah toko tersebut menjual banyak HP dan ditata secara rapi atau tidak. Apabila benar seperti itu, maka langsung saja untuk dikunjungi. Akan tetapi apabila tidak seperti itu seperti tidak rapi tapi tetap menjual HP yang banyak maka lebih baik untuk tidak membeli ditoko tersebut.
Hal ini karena ada beberapa toko yang biasanya menjual HP bekas akan tetapi dengan kondisi yang rusak berat. Selain itu ia biasanya ada toko yang menampung barang-barang HP curian yang tanpa ada kelengkapan seperti box, charger dan lainnya.
4. Memilih Sistem Transaksi yang Aman
Pembelian HP Android bekas secara online memang lebih praktis dan mudah. Namun jika ingin mengecek HP Androidnya terlebih dahulu maka perlu untuk langsung bertemu dengan si penjual.
Foto barang yang bagus pada penjualan secara online belum tentu memberikan jaminan bahwa HP Android yang dijual tersebut dalam keadaan oke atau tidak sesuai dengan ekspetasi. Ketika HP Android yang sudah dibeli sampai di rumah, bisa jadi barang tersebut dapat mengecewakan mungkin karena tertipu barang cacat atau palsu bahkan barang yang sudah dibayar tapi tidak dikirim.
Disarankan untuk melakukan Cash on delivery (COD) karena walaupun sudah menemukan penjual yang terpercaya dengan mengajak bertemu langsung, pastinya akan lebih mudah untuk mengecek HP Android yang akan dibeli. Dengan begitu transaksi yang dilakukan dengan membayarnya langsung ditempat akan jauh lebih aman dan memuaskan karena tau barang nya langsung sebelum barang tersebut dibeli.
Namun perlu diketahui untuk tempat bertemu dengan si penjual pastikan tempat yang dipilih aman. Jangan di pinggir jalan, pilih saja tempat yang ramai seperti restoran atau lainnya. Apabila belum pernah melakukan transaksi secara COD maka dengan mengajak seseorang bisa teman atau siapa yang sudah pernah melakukan  transaksi secara COD untuk dapat membantu dalam pengecekan HP Android yang ingin dibeli.
Apabila memang tetap ingin membeli dengan model online tanpa COD maka dapat menggunakan sistem transaksi dengan menggunakan rekening Bersama. Dengan begitu memungkinkan belanja online lebih aman dan nyaman tanpa batasan wilayah dan bisa bertransaksi dengan penjual di seluruh Indonesia. Tentunya pilihan barang akan lebih banyak dan sangat beragam.
5. Mengecek Kondisi Fisik HP Android
Untuk yang membeli ditoko atau dengan cara COD, tips memilih dan membeli HP Android bekas tentunya dengan melakukan pengecekan HP Android bekas yang ingin dibeli. Hal yang terpenting dalam membeli HP Android bekas dengan cara transaksi seperti ini adalah mengecek kondisi fisik. Pengecekannya yakni pastikan bodi HP Android terlihat mulus dan sesuai keterangan yang penjual katakan.
Berikut kondisi fisik yang perlu diuji:
  • Periksa pada tombol Home, tombol Power, serta tombol Volume. Pastikan masih berjalan baik tanpa ada yang aneh saat ditekan.
  • Periksa adapter charger dan kabel USB, pastikan berfungsi dan tidak longgar.
  • Periksa jack audio dan pastikan tidak suaranya masih oke dan tidak tersendat.
  • Periksa dan coba speaker dan microphone, pastikan suara yang dikeluarkan normal dan tidak pecah. Apabila pecah, kemungkinan telah terkena air atau kerendam.
Selanjutnya mempersiapkan peralatan lain untuk mengecek HP Android yang akan dibeli. Peralatan tersebut berupa SIM Card yang masih aktif, memori card microSD, earphone, headphone dan powerbank.
Fungsi dari peralatan tersebut adalah untuk mengecek kondisi fisik fitur dasar HP Android apakah kinerjanya masih berfungsi atau tidak. Misalkan kartu SIM Card dicoba untuk menguji apakah HP yang ingin dibeli masih bisa aktif dan berjalan dengan provider dari kartu SIM Card tersebut.
Kadang ada beberapa HP Android bekas yang merupakan barang dari luar negeri namun masih illegal dalam mendapatkannya sehingga HP tersebut tidak bisa digunakan menggunakan provider dalam negeri. Apalagi sekarang diindonesia untuk penggunaan HP Android untuk HP yang dikategorikan illegal akan diblokir dan tidak bisa digunakan.
Untuk mengujinya dapat pula dengan melakukan panggilan telpon atau mengirim pesan singkat. Apabila dapat melakukanya maka dipastikan HP Android bekas tersebut untuk penggunaan providernya masih bisa berfungsi sebagai mana mestinya.
6. Mengecek Kelengkapan HP Android
Tentunya untuk yang membeli ditoko atau dengan cara COD, tips memilih dan membeli HP Android bekas selanjutnya adalah cek kelengkapan apakah sudah sesuai dengan keterangan dari penjual.
Pengcekannya yaitu memastikan kelengkapan dari HP tersebut, mulai dari dosbook, manual book, charger, headset sampai kartu garansi. Apabila ada kekurangan dalam HP Android bekas tersebut, misal charger atau dus HP, maka harga yang ditawarkan untuk bisa menawarnya menjadi lebih rendah.
Selain itu apabila tidak ada dari salahsatu kelengkapan HP Android tersebut pastinya perlu membelinya dan tentu akan ada biaya tambahan.
7. Mengecek Semua Fitur dan Layanan HP Android Berfungsi
Tips memilih dan membeli HP Android bekas selanjutnya adalah pengecekan lain untuk yang membeli HP Android ditoko atau dengan cara COD, yakni memastikan semua fitur pada HP Android berjalan sebagaimana mestinya.
Berikut ini hal-hal yang harus dipastikan dalam pengecekannya.
  • Periksa layar untuk responsivitasnya secara keseluruhan lalu pastikan fungsi layar dan touchscreennya semua berjalan dengan baik, mulai dari atas bawah, kanan kiri hingga sudut-sudut seluruh layar.
  • Periksa sensor rotasi layarnya (accelerometer), apakah berjalan dengan baik atau tidak.
  • Periksa Ambient light sensor, yakni sensor yang berfungsi untuk meredupkan layar HP ketika berada di kegelapan atau ketika sedang telepon.
  • Periksa konektivitasnya, bisa itu jaringan seluler, WiFi, Bluetooth, ataupun GPS.
  • Periksa pada kamera baik yang ada di depan atau belakang, coba kamu atur ulang settingannya kemudian ambil foto dengan flash atau tanpa flash serta lihat hasilnya sesuai dengan settingan yang sudah diset sebelumnya.
Selain itu perlu mengecek HP Android bekas tersebut dengan menggunakan aplikasi yang ada. Jalankan semua aplikasi yang ada di HP Android bekas tersebut, kemudian cari apakah ada permasalahan yang muncul seperti nge-hang, lemot, Force close, dan lainnya. Jika terjadi permasalahan seperti itu maka bisa dikatakan kualitas HP Android bekas tersebut tidak baik.
Selanjutnya dapat mengecek untuk sistem operasinya. Coba offkan HP Android bekas yang ingin dibeli tersebut kemudian hidupkan dan perhatikan ketika dalam proses booting. Apabila proses booting membutuhkan waktu yang lama, bisa jadi HP tersebut ada permasalahan dan harus direset ulang atau diinstal ulang kembali.
8. Memeriksa kesamaan Kode pada HP Android dengan kode pada dosbooknya
Diantara para calon pembeli HP Android bekas pastinya tidak ingin membeli HP Android bekas mengalami kejadian yang tidak diinginkan. Banyak sekali beredar HP Android dengan kondisi dan spek yang sangat bagus dan harganya sangat murah dibanding harga pasaran HP Android bekas yang ada.
Namun apabila menemui hal seperti itu sebaiknya jangan mudah tergiur, karena bisa jadi HP Android bekas tersebut merupakan barang yang diedarkan secara illegal (tidak melalui bea cukai).
Selain itu bisa saja HP Android bekas yang dijual sebenarnya barang curian atau bisa saja barang temuan yang mau dijual Kembali. Karena ingin mendapatkan harga dengan nominal yang sama seperti menjual HP Android bekas dengan lengkap pada umumnya, maka ada beberapa oknum penjual menjualnya dengan menambahkan perlengkapan yang tidak asli dari HP Android tersebut.
Terutama yang paling sering perlengkapan yang tidak asli dengan barangnya adalah dosbook. Dosbook sangatlah yang paling diperhatikan pembeli karena dapat membuktikan bahwa HP tersebut memang HP asli yang benar-benar akan dijual Kembali oleh pemilik sebelumnya.
Maka dari itu cara memastikan apakah HP Android yang diual itu asli dan aman atau tidak maka dapat dilakukan pengecekan dengan mencocokan kode pada HP Android dengan kode pada dosbooknya. Kode tersebut adalah Nomer IMEI.  Nomor IMEI ini adalah nomer untuk mengecek keaslian HP Android.
Cara mengeceknya yaitu dengan mengetik *#06# pada HP Android dan nantinya nomer IMEI akan muncul secara otomatis. Kemudian cocokkan apakah sama dengan yang ada di dosbook. Apabila sama maka HP Android bekas tersebut benar-benar terpercaya sumbernya.

Itulah beberapa tips memilih dan membeli HP Android bekas dengan baik dan oke sesuai dengan apa yang diinginkan. Semoga informasi tersebut dapat bermanfaat bagi para pembaca. Terimakasih semuanya.

0 Response to "Tips Memilih dan Membeli HP Android Bekas"

Post a Comment

Silakan tulis pesan di kolom komentar dengan bijak. Komentar SPAM, memberikan link tanpa izin Admin, dan tindakan negatif lain tidak akan diterbitkan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel